Bagaimana Cara Menanyakan Status Lamaran Kerja atau Follow-up Lamaran Kerja via WhatsApp?
Menunggu panggilan kerja setelah mengirim lamaran seringkali menjadi masa paling mendebarkan bagi para pencari kerja. Apalagi jika sudah empat hari berlalu sejak Anda mengirim email, namun notifikasi balasan tak kunjung muncul di inbox. Rasa cemas pun bercampur menjadi satu: apakah lamaran saya sampai ke tangan HRD, ataukah lowongan tersebut sudah tertutup?
Mengirimkan lamaran kerja memang bisa membuat cemas. Anda sudah menulis surat lamaran dengan hati-hati, memperbaiki CV, dan mengirim email pelamaran ke alamat yang tepat. Namun, setelah menunggu beberapa hari—misalnya 4 hari—dan belum menerima balasan, rasa penasaran mulai bercampur kekhawatiran. Apakah lamaran saya sampai? Apakah lowongan tersebut masih tersedia?
Di era digital ini, banyak perusahaan yang mulai beralih menggunakan WhatsApp sebagai sarana komunikasi rekrutmen yang cepat. Namun, bagaimana cara menanyakan status lamaran ke HRD via WhatsApp dengan sopan tanpa terkesan mengganggu?
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan template pesan yang bisa Anda gunakan.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Follow Up Lamaran?
Sebelum Anda mengetik pesan, ada aturan tidak tertulis mengenai waktu yang tepat untuk follow up (menindaklanjuti) lamaran kerja.
Menghubungi HRD hanya beberapa jam atau satu hari setelah mengirim email adalah hal yang kurang disarankan. Proses seleksi butuh waktu. Biasanya, HRD membutuhkan waktu 3 hingga 7 hari kerja untuk memilah puluhan bahkan ratusan email yang masuk.
Jadi, jika Anda sudah mengirim lamaran 4 hari yang lalu, ini adalah waktu yang ideal untuk mengirim pesan konfirmasi. Ini menunjukkan bahwa Anda antusias, tetapi masih memberi mereka ruang untuk bekerja.
3 Contoh Script Pesan WhatsApp untuk HRD
Berikut adalah contoh teks pesan yang sopan, profesional, dan jelas. Anda bisa memilih salah satu yang paling sesuai dengan gaya bahasa Anda atau budaya perusahaan yang dilamar.
1. Gaya Formal & Profesional
Cocok digunakan untuk melamar ke perusahaan multinasional, instansi pemerintah, atau perusahaan korporat dengan budaya kerja yang kaku.
"Selamat pagi/siang, Kakak. Perkenalkan, saya [Nama Anda]. Saya ingin mengkonfirmasi terkait lamaran kerja yang saya kirimkan via email pada tanggal [Tanggal Kirim Email] untuk posisi [Nama Posisi].
Apakah lowongan untuk posisi tersebut masih tersedia atau sedang dalam proses seleksi? Mohon informasinya, Kak. Terima kasih banyak atas waktunya."
2. Gaya Semi-Formal & Ramah
Cocok digunakan untuk start-up, agensi kreatif, atau UMKM yang lebih mengutamakan keserasian kepribadian (culture fit).
"Halo Kak [Nama HR jika tahu], selamat siang. Saya [Nama Anda] yang sudah mengirimkan lamaran untuk posisi [Nama Posisi] 4 hari yang lalu lewat email.
Saya mau menanyakan apakah lowongan ini masih terbuka? Saya sangat berminat dan berharap ada kesempatan untuk bergabung dengan tim [Nama Perusahaan]. Terima kasih, Kak."
3. Gaya Singkat & Langsung ke Tujuan
Cocok jika Anda mengetahui HRD tersebut sangat sibuk atau jika Anda sebelumnya sudah pernah berinteraksi singkat dengannya.
"Selamat sore Kak, mohon maaf mengganggu waktunya. Saya ingin tanya status lowongan posisi [Nama Posisi] yang saya apply via email 4 hari lalu atas nama [Nama Anda]. Apakah posisi tersebut masih tersedia? Trims."
5 Etika Penting Saat Menghubungi HRD via WhatsApp
Agar pesan Anda tidak dianggap spam atau mengganggu, perhatikan 5 etika berikut ini:
Perhatikan Jam Kerja
Jangan pernah mengirim pesan di luar jam kerja (sebelum jam 08.00 pagi atau setelah jam 17.00 sore), apalagi di hari Minggu. Hormati waktu istirahat mereka. Kirimlah pesan di jam-jam produktif, misalnya antara pukul 09.00 – 11.00 pagi.
Perkenalkan Diri dengan Jelas
Jangan asal menulis "Min, masih lowongan?" HRD mengurus banyak kandidat sekaligus. Sebutkan nama lengkap dan posisi yang dilamar di awal kalimat agar mudah di-search oleh HRD.
Lampirkan Ulang CV (Opsional tapi Disarankan)
Kadang email masuk ke folder spam atau tertimbun email lain. Menyisipkan CV singkat dalam format PDF di WhatsApp bisa membantu HRD membuka profil Anda dengan cepat tanpa perlu repot membuka email.
Gunakan Bahasa yang Sopan
Gunakan kata-kata seperti "Mohon maaf mengganggu", "Terima kasih", dan "Mohon informasinya". Kesopanan adalah nilai tambah utama dalam dunia kerja.
Jangan Spam
Jika Anda sudah mengirim pesan, tunggulah balasan. Jangan spam dengan pertanyaan berulang-ulang dalam satu hari. Jika dalam 2-3 hari tidak ada balasan, bisa diasumsikan perusahaan tersebut tidak tertarik atau sedang sibuk.
Kesimpulan
Mengirim pesan follow up ke HRD via WhatsApp setelah 4 hari mengirim email adalah langkah yang positif. Ini menunjukkan ketertarikan dan ketekunan Anda terhadap pekerjaan tersebut.
Ingat, tujuan utama dari pesan ini bukan untuk memaksa mereka memanggil Anda, melainkan untuk memastikan bahwa lamaran Anda sudah sampai dan masih dipertimbangkan.
Semoga contoh script dan tips di atas membantu proses pencarian kerja Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses mendapat panggilan interview!
Keyword utama: Bagaimana Cara Menanyakan Status Lamaran Kerja, contoh chat WA ke HRD, follow up lamaran kerja via WhatsApp, tips melamar kerja.